Tampilkan postingan dengan label Health 'n Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health 'n Family. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 April 2011

[Health] Perasaan-perasaan Manusia dan Arti Penyakitnya

Berbagai jenis perasaan manusia tidak hanya ditentukan oleh faktor kejiwaan, sebab kondisi fisik juga bisa mempengaruhinya. Beberapa jenis penyakit kronis bisa membuat seseorang lebih sering mengalami perasaan tertentu sepanjang waktu.
Ilmu pengobatan China mengenal 6 emosi atau perasaan yang dialami oleh manusia. Jika salah satunya muncul sepanjang waktu dan lebih dominan dibandingkan perasaan lain, maka kemungkinannya perasaan itu menandakan adanya penyakit dalam tubuh seseorang.

Perasaan-perasaan yang menandakan adanya penyakit adalah sebagai berikut....


1. Kegirangan

Meski biasanya perasaan bahagia menunjukkan kondisi jiwa yang sehat, kegembiraan yang berlebihan atau euforia justru menunjukkan kondisi fisik dan mental yang tidak sehat. Seseorang yang selalu tampak girang sepanjang waktu berisiko mengalami gangguan jantung atau paling tidak yang lebih masuk akal adalah gangguan mental.


2. Gelisah

menurut ilmu pengobatan China, rasa panik dan gelisah yang muncul sepanjang waktu juga berhubungan dengan kesehatan jantung. Terlebih jika kegelisahan itu disertai gejala-gejala seperti palpilasi atau jantung berdebar dan berkeringat dingin.


3. Khawatir

Seseorang yang selalu merasa khawatir kemungkinan punya masalah dengan kelenjar limpa yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Gejala lain yang menyertai biasanya adalah nafsu makan berkurang, anggota badan terasa lemah, perut kembung dan menstruasi tidak teratur.


4. Sedih

Masalah pada sistem pernapasan terutama paru-paru bisa membuat seseorang tampak selalu sedih sepanjang hari. Kebetulan, serangan asma dan radang tenggorokan cenderung juga lebih sering terjadi dalam suasana duka, sementara batuk rejan lebih sering dialami orang yang hidupnya menderita.


5. Takut

Jika bukan karena sifatnya yang memang penakut, seseorang yang selalu ketakutan mungkin punya masalah dengan ginjal. Kemungkinan lainnya adalah tekanan berlebih pada tulang punggung bagian bawah, infeksi saluran kencing atau gangguan fungsi seksual.


6. Marah

Ilmu pengobatan China mengenal energi Qi, yang jika mengalami peningkatan secara berlebih dampaknya bisa membuat seseorang jari lebih pemarah. Peningkatan energi Qi juga berhubungan dengan munculnya masalah pada hati, serta berbagai gejala seperti sakit kepala, pusing dan mata merah.


sumber


Sabtu, 26 Maret 2011

Beberapa contoh kebiasaan buruk orangtua terhadap anaknya


Oleh: Dr. Anugra Martyanto | 16 Juni 2009 | 15:14 WIB

Saya sangat sering mendapatkan pertanyaan dari para ibu, perihal perkembangan anak anak mereka, biasa yang mereka keluhkan adalah, dok…kenapa anak saya jadi sering melawan, dok…kenapa anak saya susah diatur dan masih banyak lagi pertanyaan pertanyaan yang diajukan kepada saya.

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba mengupas hal hal yang berhubungan dengan pendidikan anak-anak kita dirumah, yang pada umumnya kita sendiri yang membuat perkembangan anak kita menjadi seorang anak yang kelakuan dan sifatnya jauh berbeda dari apa yang kita harapkan selaku orang tua.

Ada banyak hal yang sering para orang tua lakukan atau kebiasaan kebiasaan yang sering tidak disadari, tapi sangat berpengaruh pada pertumbuhan mental si Anak.
Saya akan mengelompokkan kebiasaan kebiasaan itu dalam beberapa kelompok yaitu :



1. Kita selalu membiasakan Anak Menjadi figure yang tak pernah salah!


Dapat saya contohkan kebiasaan para orang tua, bila anak kita sedang berjalan tiba tiba ia menabrak meja dan akibatnya terjatuh dan menangis, maka kita selaku orang tua sering melakukan sesuatu hal yang tujuannya agar tangisan anak segera berhenti, dengan memukul dan memarahi meja yang ditabrak si anak, sambil berkata, “Siapa yang nakal nak?, ini ya meja, ini ibu sudah pukul mejanya, cup…cup… diam ya”, dan biasanya si anak akan segera diam dari tangisnya.

Analisanya : Para orang tua sudah membiasakan si anak menjadi figure yang tak pernah salah, dan ini akan menciptakan pemikiran yang terekam didalam benak si anak dan terus terbawa hingga ia dewasa, akibatnya bila setiap ia mengalami sesuatu peristiwa dan terjadi sesuatu kekeliruan, maka yang keliru atau salah adalah orang lain atau pihak lain dan dirinya selalu benar.

Kadang kita selaku orang tua baru menyadari akan hal tersebut, bila si anak mulai melawan kepada kita, karena sejak kecil tanpa disadari kita telah mengajarinya untuk tidak pernah merasa bersalah.

Apa yang sebaiknya kita lakukan ketika si anak baru belajar berjalan dan menabrak sesuatu sehingga membuatnya menangis ?
Sebaiknya kita lakukan adalah ajarilah si anak untuk bertanggung jawab atas apa yang terjadi, katakana kepadanya ( sambil mengusap bagian yang menurutnya terasa sakit ), “Sayang, kamu terbentur meja ya, sakit ya ? lain kali hati hati ya sayang, jalannya pelan pelan saja dulu, supaya tidak menabrak meja lagi”.


2. Kita sering melakukan kebohongan kecil

Pada awalnya anak anak kita selalu mendengarkan apa apa yang dikatakan oleh orang tuanya. Mengapa ?, karena mereka sepenuhnya percaya pada orang tuanya.
Namun, ketika anak kita beranjak besar, ia mulai tidak menuruti perkataan orang tuanya atau permintaan orang tuanya. Apa yang terjadi ?, Apakah anak kita sudah tidak percaya lagi kepada perkataan atau ucapan ucapan kita ?
Tanpa disadari, kita selaku orang tua sering melakukan kebohongan kebohongan kecil setiap harinya.
Salah satu contoh, saat seorang ayah ingin berangkat ke kantor dan si anak menangis ingin ikut, maka si ayah berkata,” Sayang, ayah hanya pergi kedepan saja ya, sebentaaaar ya, sayang…, adik sama ibu dulu dirumah”. Tapi kenyataannya sang ayah pulangnya hingga malam.

Analisanya : Dari contoh diatas, jika kita berbohong ringan atau sering disebut ‘bohong kecil’, tapi dampaknya ternyata sangat besar pada pertumbuhan mental si anak, maka si anak akan tidak percaya lagi kepada kita sebagai orang tuanya, si anak tidak bisa membedakan pernyataan kita bisa dipercaya atau tidak, akibat lanjutnya si anak menganggap semua yang diucapkan oleh orang tuanya adalah bohong, dan sejak saat itu si anak akan menetapkan bahwa peryataan orang tuanya itu selalu bohong, dan si anak mulai tidak menuruti segala perkataan kita.

Apa yang sebaiknya kita lakukan ?
Berkatalah dengan jujur kepada si anak, ungkapkan dengan penuh kasih sayang dan memberikan sebuah pengertian : “Sayang, ayah akan pergi ke kantor dulu ya, adik tidak bisa ikut, tapi kalau ayah pergi ke taman, adik boleh ikut”.

Kita tidak perlu merasa kuatir dan menjadi terburu buru dengan keadaan ini, pastinya akan membutuhkan waktu lebih untuk memberikan pengertian kepada si anak, karena biasanya si anak akan menangis. Si anak menangis karena ia belum memahami keadaan mengapa sang ayah harus selalu pergi di pagi hari.
Kita harus perlu sabar dan lakukan pengertian kepada si anak secara terus menerus, perlahan si anak akan memahami mengapa sang ayah selalu pergi di pagi hari. Sebaliknya bila sang ayah pergi ke tempat lain selain ke kantor, maka si anak pasti dibawa, dengan melakukan kejujuran ini dalam setiap perkataan kita, maka si anak akan mampu memahami apa yang kita katakan dan akan menuruti dengan apa yang kita katakan.


3. Kita selalu sering mengancam

Tanpa kita sadari kita sering melakukan sebuah ancaman ancaman kecil pada si anak, sebagai contoh, “Adik jangan nakal ya…, kalau adik nakal ibu tidak akan mebawa adik pergi tamasya, adik dirumah saja dengan bibi !”.

Analisanya : Seorang anak adalah mahluk yang sangat pandai dalam mempelajari pola pengasuhan orang tuanya, ia tidak hanya bisa mengetahui pola orang tuanya mendidik, tapi dapat menganalisa dan malah bisa membelokkan atau mengendalikan pola asuhan orang tuanya, Hal ini terjadi bila kita sering menggunakan ancaman ancaman dengan kata kata, namun setelah itu tidak ada tindak lanjutnya atau mungkin kita sudah lupa dengan ancaman tersebut yang pernah kita ucapkan.

Apa yang sebaiknya kita lakukan ?
Ancaman tidak menyelesaikan masalah nakalnya anak kita, sebaiknya kita memberikan nasehat yang mudah diterima oleh pikiran mereka, seperti contoh,”Adik, jangan nakal ya sayang, kalau adik nakal adik jadi tidak ganteng lagi, dan nanti adik jadi tidak punya teman, mau nggak adik kalau bermain tidak punya teman, kan tidak enak kalau adik bermain sendirian”.


4. Ayah dan Ibu tidak kompak

Mendidik bukan hanya tugas seorang ibu saja, atau ayah saja, namun keduanya. Anak tidak akan pernah menjadi lebih baik, ketika orang tua tidak kompak dan tidak memiliki kata sepakat dalam mendidik anak anaknya.

Anak anak umumnya belum dapat memahami nilai nilai benar dan salah, mereka akan cepat menangkap rasa yang menyenangkan dan rasa tidak menyenangkan bagi dirinya.

Sebagai contoh, bila si anak disuruh tidur karena sudah waktunya tidur malam oleh ibunya, tapi tiba tiba ayahnya membela, sini nak kita nonton tivi sama ayah, besokkan hari minggu, jadi adik boleh nonton tivi sampai puas. Jika hal ini terjadi si anak akan memilih hal hal yang lebih menyenagkan dirinya, yaitu menonton tivi bersama ayahnya, apa akibatnya ?, si anak akan menilai bahwa ibunya jahat dan menilai ayahnya baik, dan akibat fatalnya, setiap si ibu memberikan perintah, ia akan mulai melawan dengan berlindung dibalik pembelaan ayahnya. Perlahan tapi pasti si anak akan terus melawan pada ibunya. Demikian juga sebaliknya.

Apa yang sebaiknya kita lakukan ?
Kita selaku orang tua harus selalu kompak, jangan pernah ada dualisme dalam mendidik anak atau melakukan standar ganda. Dihadapan si anak kita jangan pernah berbeda pendapat untuk hal hal yang berhubungan langsung dengan pola mendidik anak, Ingat pada saat salah satu dari kita sedang mendidik anak, maka pasangan kita harus selalu mendukungnya. Apabila ada pandangan yang berbeda dalam mendidik anak, bicarakan hal ini secara pribadi dengan pasangan kita.

Seharusnya yang kita lakukan adalah, saat pasangan kita menyuruh si anak tidur karena waktunya sudah malam, maka kita ikut mendukungnya dengan berkata,” iya… adik sekarang tidur dulu ya, sekarang sudah larut malam, supaya besok bangunnya tidak kesiangan, dan nonton tivinya bisa dilanjutkan esok hari”.


5. Menakut-nakuti si anak

Kebiasaan yang sering dilakukan para orang tua, bila si anak menagis dan berusaha untuk menenangkannya adalah menakut-nakuti, Seperti contoh, “Eh kalau adik menagis terus, nanti disuntik lho sama dokter !”. Atau contoh lain,”Awas ada pak polisi, kalau adik menangis terus nanti ditangkap oleh pak polisi!”.

Analisanya : Kebiasaan menakut-nakuti ini hampir mirip dengan kebiasaan mengancam, memang anak akan cenderung berhenti menangis dan menuruti keinginan kita, namun dengan pernyataan menakut-nakuti dan ancaman seperti itu, sebenarnya kita menanamkan rasa tidak suka atau benci pada pihak yang kita sebutkan, juga kita sebenarnya telah merendahkan diri kita, bahwa kita tidak punya kuasa apa apa untuk melarangnya. Akibatnya anak kita akan tidak suka atau takut dengan figure dokter atau figure pak polisi, yang sebenarnya tindakan ini sangat keliru sekali, karena kita akan sering berhubungan dengan dokter ketika anak kita sakit, akibatnya, bila anak kita sakit betulan, dan saatnya akan membawanya ke dokter, maka si anak akan segera menolaknya dengan berbagai cara.

Apa yang sebaiknya kita lakukan ?
Berkatalah jujur dan berikan pengertian pada si anak, seperti kita memberikan pengertian pada oarng dewasa, karena sesungguhnya anak anak juga mampu berpikir dewasa. Seharusnya yang kita lakukan adalah, Adik jangan menangis terus ya, kalau adik menangis terus nanti suara adik akan hilang, karena tenggorokan adik sakit, kalau tenggorokan adik sakit, adik tidak bisa memakan makanan kesukaan adik”.


6. Selalu memberi hadiah untuk perilaku yang buruk

Sering kali kita selaku orang tua tidak konsisten terhadap anak kita, bila hal ini terjadi, tanpa disadari kita telah mengajarkan anak kita untuk melawan kita.
Seperti contoh, saat kita mengajak jalan jalan di sebuah pertokoan, tiba tiba si anak menginginkan mainan yang dilihatnya di toko yang kita lalui, saat itu kita melarangnya, dengan ucapan,” Adik, kan adik sudah punya mainan itu, kenapa harus membelinya lagi ?”.
Namun si anak tidak mau mengerti, yang ia inginkan adalah semua keinginannya dikabulkan oleh orang tuanya, maka ia mulai menyusun siasat dengan berbagai cara untuk mendapatkan keinginannya itu, seperti dengan cara merengek terus hingga menangis, bila tidak dituruti maka ia akan menagis dengan suara yang lebih keras lagi, akibatnya kita orang tua menjadi terpojok, dari pada malu dengan orang orang sekitar, maka kita mengucapkan,”Iya iya…beli sana, tapi hanya satu saja ya, yang lain tidak boleh !”.

Analisanya : Inilah yang dimaksud dengan memberikan hadiah untuk perilaku buruk anak kita, akibatnya bila kita membiarkannya terus terjadi, ini akan menjadi senjata buat si anak, setiap saat kita mengajaknya jalan jalan ke pertokoan.

Apa yang sebaiknya kita lakukan?
Sebaiknya kita tetap berlaku konsisten terhadap anak kita, tidak perlu malu atau takut dikatakan sebagai orang tua yang ‘tegaan’ atau ‘kikir’, Ingatlah selalu, bahwa kita sedang mendidik anak, sekali kita konsisten, maka si anak tak akan pernah mencobanya lagi.
Sebaiknya kita mengucapkan,”Adik…kan adik sudah punya banyak mainan di rumah, lebih baik uangnya kita tabung saja, kan bisa untuk membeli keperluan adik yang lain, kan sebentar lagi kita lebaran, apa adik tidak mau beli baju lebaran yang baru seperti teman teman adik ?”


Nah inilah sebagian dari kebiasaan kebiasaan para orang tua yang kadang tidak disadari, akan berpengaruh buruk pada perkembangan mental anak anak kita.
Sebenarnya masih banyak ulasan ulasan lain yang berkaitan dengan kebiasaan kebiasaan para orang tua ini dalam mendidik anak anak kita, namun akan saya lanjutkan pada kesempatan mendatang dalam serangkaian tulisan saya ini, dalam artikel seri pendidikan anak.
Semoga saja apa yang saya tuangkan dalam tulisan ini dapat diambil manfaatnya, saya sangat berharap perkembangan jiwa/mental dan fisik anak anak kita akan menjadi sangat baik, dan nantinya generasi mendatang yang akan menggantikan kita, akan menjadi generasi yang tangguh, sehingga bangsa ini akan semakin tangguh dan semakin besar dan maju.


-sumber-

Rabu, 23 Maret 2011

[Info Sehat] Minuman-minuman yang Bagus Buat Tubuh

Minuman ringan, minuman berenergi atau jus buah buatan memang sangat populer, namun minuman tersebut memiliki efek buruk pada kesehatan Anda. Sebaliknya, ada beberapa minuman yang justru sangat bagus untuk kesehatan. Apa saja?

Minuman ringan bersoda, minuman berenergi dan jus buah buatan kebanyakan mengandung gula. Ini membuatnya tinggi kalori tanpa ada kandungan gizi.

Setidaknya ada 6 minuman yang bagus untuk kesehatan.. berikut daftarnya..:

1. Air putih

Air putih adalah cairan paling dasar yang dibutuhkan tubuh manusia. Air diperlukan untuk memainkan fungsi di otak, ginjal dan jantung. Hidrasi yang tepat membantu menjaga sendi dan pelumasan otot. Air bahkan bisa membantu Anda dalam menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan dan mempercepat metabolisme. Dianjurkan minum 8 gelas air putih setiap hari.

2. Jus buah dan sayur segar

Buah dan sayur sangat dibutuhkan untuk kesehatan, tetapi mengonsumsinya dengan dimakan biasa terkadang bisa membosankan, sehingga menikmatinya jus buah atau sayur adalah salah satu pilihan yang baik. Tapi sebaiknya tidak menambahkan banyak gula pada jus segar tersebut.

3. Teh hijau

Teh hijau merupakan gudang dari mineral dan antioksidan. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme sehingga membantu menurunkan berat badan, otak menjadi rileks, meningkatkan kesehatan jantung dan bahkan dapat mengontrol diabetes dan eksim.
Flavonoid dan polifenol yang terkandung dalam teh hijau dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ke tingkat yang luar biasa, dan kandungan catechin hadir dapat menghilangkan kantuk dan bekerja sebagai pengurang stres.

4. Susu

Kalsium dalam susu tidak hanya membantu memperkuat tulang tetapi juga berkontribusi terhadap pengrusakan lemak yang tersimpan dalam sel-sel lemak dalam tubuh. Jika Anda berencana menurunkan berat badan atau takut dengan kandungan lemak dalam susu, pilihlah susu skim.

5. Kopi

Kopi juga merupakan minuman sehat bila dikonsumsi tidak terlalu banyak (1 atau 2 cangkir per hari). Kafein telah lama dikenal untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, kafein juga dikenal dapat melindungi tubuh dari penyakit Parkinson, Alzheimer, bentuk-bentuk tertentu dari penyakit jantung dan kanker usus besar.
Penelitian terakhir juga menunjukkan bahwa dosis moderat kafein dapat mengurangu nyeri pasca latihan otot hingga 48 persen, sehingga membuat lebih mudah bagi pemula untuk transisi dari minggu pertama ke dalam program latihan yang lebih lama.

6. Buttermilk

Buttermilk adalah minuman yang sempurna untuk musim panas. Buttermilk menyediakan kalsium, vitamin B kompleks, kalium dan fosfor. Jika dibuat dari bakteri probiotik, hal tersebut juga bermanfaat untuk sistem pencernaan Anda.


-sumber-

Rabu, 06 Oktober 2010

Kebiasaan Orang Indonesia yang Ternyata Salah Secara Medis

Ternyata secara medis kebiasaan-kebiasaan tersebut salah atau keliru. Kebiasaan-kebiasaaan yang mungkin telah diwariskan secara turun temurun (hehehhehe.... sampai diwariskan begitu). Dan secara sadar atau tidak sadar kita ternyata selama ini salah. Apa saja 6 kebiasaan yang salah secara medis tersebut?
Berikut ini adalah kebiasan masyarakat indonesia, namun salah secara medis.
Ini diambil daru buku "ILMU KESEHATAN UMUM" karya DR. Dr. Umar zein, DTM&H., Sp.PD., KPTI.


• Memakai Pakaian Tebal / Selimut Ketika Demam •

Fakta :
Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.
Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.


• Kalau Demam Tidak Boleh Mandi •

Fakta :
Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.


• Mandi Malam Hari Menyebabkan Rematik •

Fakta :
Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.


• Penderita Cacar Air Atau Campak Tidak Boleh Mandi •

Fakta :
Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.


• Angin Duduk Harus Dikerok Atau Dipijat •

Fakta :
Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.


• Masuk Angin Harus Dikerok •

Fakta :
Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

sumber : kaskus.us

Sabtu, 02 Oktober 2010

Nutrisi Penting Untuk Menjaga Kekebalan Tubuh


Jika ada anggapan konsumsi satu apel setiap hari bisa membuat seseorang jauh dari dokter maka 8 makanan ini pun tidak kalah berkhasiatnya yang bisa membantu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Mungkin nutrisi berikut ini bisa melengkapi peningkatan sistem kekebalan tubuh, yaitu:


1. Yoghurt

Di dalam yoghurt terkandung probiotik, yaitu bakteri sehat yang menjaga usus sehingga saluran usus bebas dari kuman penyebab penyakit. Studi dari University of Vienna di Austria menemukan bahwa yogurt efektif dalam meningkatkan imunitas. Sebanyak 181 karyawan pabrik mengonsumsi probiotik Lactobacillus secara rutin selama 80 hari, diketahui dapat merangsang sel darah putih dan mengurangi jumlah hari sakit sebesar 33 persen.


2. Oat dan Barley

Dalam studi yang dilakukan oleh Swedia didapatkan bulir-bulir ini mengandung beta-glucan, yaitu sejenis serat dengan kemampuan antimikroba dan antioksidan yang lebih kuat. Diketahui pada manusia dapat meningkatkan imunitas, lebih cepat menyembuhkan luka dan membuat antibiotik bekerja lebih baik.


3. Bawang putih

Kandungan potensial dari bawang putih adalah bahan aktif allicin yang dapat melawan infeksi dan bakteri. Peneliti Inggris menuturkan orang yang rutin mengonsumsi bawang putih, maka kecil kemungkinannya terkena masuk angin. Studi lain menunjukkan pecinta bawang putih kemungkinan 30 persen lebih rendah terkena kanker kolorektal dan 50 persen lebih rendah terkena kanker perut.


4. Ikan

Selenium yang banyak terdapat dalam kerang, lobster, kepiting dan tiram dapat membantu sel darah putih memproduksi protein sitokin untuk membantu virus flu keluar dari tubuh. Sedangkan salmon, mackerel dan ikan haring yang kaya omega 3 dapat mengurangi peradangan, meningkatkan aliran udara, melindungi paru-paru dari flu dan infeksi pernapasan.


5. Sup ayam

Peneliti dari University of Nebraska menemukan bahwa sup ayam dapat menghambat terjadinya peradangan atau inflamasi. Hal ini karena asam amino sistein yang dibebaskan saat ayam dimasak menyerupai zat kimia asetilsistein. Sedangkan kaldu ayam yang ditambah rempah-rempah seperti bawang putih dan bawang bombay dapat meningkatkan keekbalan tubuh.


6. Teh

Studi Harvard menemukan orang yang minum 5 cangkir teh hitam selama 2 minggu lebih bisa melawan virus interferon dalam darah. Selain itu asama amino L-theanine yang bertanggung jawab meningkatkan kekebalan tubuh banyak terdapat di dalam teh hitam dan teh hijau.


7. Ubi jalar

Salah satu garis pelindung pertama pertahanan tubuh adalah kulit, untuk mendapatkan kulit yang sehat dan kuat dibutuhkan vitamin A. Vitamin A berperan dalam produksi jaringan ikat yaitu komponen kunci dari kulit. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan vitamin A berasal dari makanan yang mengandung beta karoten (di dalam tubuh berubah menjadi vitamin A), seperti ubi jalar.


8. Jamur

Pakar herbal Douglas Schar DipPhyt, MCPP, MNIMH dari Institute of Herbal Medicine di Washington DC menuturkan bahwa jamur dapat meningkatkan produksi dan aktivitas sel-sel darah putih. Jika ada infeksi, maka dapat membuatnya lebih agresif. Jamur yang bisa dikonsumsi adalah shiitake, maitake dan jamur reishi.

Untuk bisa memberikan manfaat yang lebih dan kekebalan tubuh berjalan lancar, jangan lupa untuk tetap mengonsumsi berbagai buah dan sayuran berwarna warni serta mengonsumsi air putih yang cukup sekitar 8-10 gelas per hari.


-dari berbagai sumber-

8 Cara Alami Meningkatkan Kesuburan


Ketika Anda menikah dalam usia yang masih muda, Anda mungkin berencana untuk menunda kehamilan. Pada saat itu, Anda mungkin tidak menyadari bagaimana kondisi fisik Anda. Apakah tubuh Anda kelak mampu mempertahankan kehamilan? Apakah gaya hidup Anda tidak menyebabkan penurunan kesuburan? Tiba-tiba ketika Anda merasa sudah siap hamil, sejumlah masalah Anda hadapi. Yang paling umum terjadi adalah masalah infertilitas itu.

Infertilitas memang sangat umum terjadi. di Amerika terjadi pada satu dari delapan pasangan. Masalah ini juga bisa diatasi, baik dari usaha Anda sendiri maupun dengan bantuan medis. Jika Anda berniat untuk memperbaiki kesuburan dengan cara alami, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.


Berhubungan intim secara teratur
Melakukan hubungan intim secara teratur mampu mengendalikan siklus bulanan Anda, sekaligus menunda penurunan kadar estrogen ketika usia kita bertambah. Kedua hal tersebut dapat meningkatkan kesuburan, demikian menurut penelitian Winnifred Cutler, PhD, pendiri Athena Institute di Chester Springs, Pennsylvania. Meningkatnya kadar estrogen juga sering dikaitkan dengan densitas tulang, sistem kardiovaskuler yang lebih sehat, kolesterol jahat yang lebih rendah, dan kolesterol baik yang lebih tinggi, serta menopause yang lebih ringan.


Jaga berat badan
Memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang lebih tinggi dari 25 dapat meningkatkan berbagai masalah kesehatan, seperti sindrom indung telur polikistik, yang mengacaukan siklus menstruasi Anda dan menghalangi rencana Anda untuk hamil tanpa komplikasi. Berolahragalah secara teratur, untuk membuat IMT Anda antara 18,5 dan 25.


Berhenti merokok
Merokok ternyata tidak hanya mengacaukan kesehatan paru-paru dan jantung. Studi baru menunjukkan bahwa merokok bisa meningkatkan risiko menopause dini. Racun di dalam nikotin bisa mengganggu ovulasi. Namun, dengan berhenti merokok sekarang Anda bisa melindungi kesuburan Anda.


Tidur cukup
Dari penelitian, terlihat bahwa perempuan yang telah berkurang kesuburannya memiliki kadar leptin yang rendah. Leptin adalah hormon yang memengaruhi rasa lapar dan berat badan. Kadar leptin akan menurun jika Anda tidak cukup tidur. Jadi, cobalah untuk tidur 7-8 jam setiap hari.


Membersihkan rumah
Bahan-bahan kimia yang terdapat pada produk-produk pembersih rumah ternyata bisa melemahkan kesuburan. Menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Environmental Health Perspectives, polybrominated diphenyl ethers (PBDE, bahan pencegah api pada beberapa mainan, plastik, dan bahan pakaian), perempuan kadar PBDE pada darah yang tinggi butuh waktu dua kali lebih lama untuk dibuahi ketimbang mereka yang memiliki kadar PBDE lebih rendah. Bahan kimia ini bisa mengubah fungsi thyroid dan mengacaukan kadar hormon seks. PBDE bisa bertahan hidup dalam debu yang kita hirup atau sentuh. Karena itu, cucilah tangan setiap kali Anda selesai beraktivitas, untuk melenyapkan berbagai residu dari racun.


Rajin periksa
Infeksi penularan seksual seperti klamidia bisa menyebabkan radang panggul, dan meninggalkan luka pada saluran telur. Hal ini, bisa menyebabkan ketidaksuburan. Jika Anda tergolong aktif secara seksual, lakukan safe sex, dan berkonsultasilah secara rutin pada dokter kandungan untuk memonitor kesehatan reproduksi Anda.


Makan es krim
Para pecinta es krim pasti suka dengan berita ini. Sebab menurut studi dari Harvard School of Public Health, Boston, semua produk ulahan susu dengan lemak penuh (seperti keju, es krim, dan susu) bisa membantu Anda untuk hamil. Senyawa yang larut dalam lemak, yang ditemukan dalam produk-produk tersebut, kemungkinan meningkatkan peluang Anda untuk konsepsi.


Asam folat
Dulu, asam folat hanya direkomendasikan untuk perempuan hamil. Namun suplemen ini (disarankan dengan dosis 400 mcg per hari) sekarang dipertimbangkan sebagai pengobatan untuk semua perempuan dalam usia produktif, demikian menurut Mark Gapinski, MD,dokter kandungan dan kebidanan di Central DuPage Hospital di Winfield, Illinois. Asam folat, yang merupakan bagian dari vitamin B kompleks, digunakan untuk memproduksi dan mempertahankan sel-sel baru dalam kulit, rambut, kuku, dan seluruh tubuh. Folat, yang juga dapat ditemukan dalam berbagai makanan seperti lentil, sayuran hijau seperti bayam, alpukat, dan buah kiwi, juga berfungsi mencegah keguguran dan cacat otak pada bayi.


sumber

Kamis, 30 September 2010

7 Kesalahan saat Menikmati Makanan


Apa benar pola makan kita sudah sehat?
Kita mungkin sudah membaca semua buku tentang pola makan sehat, membeli semua multivitamin, bahkan mengerti bagaimana membaca label pada kemasan makanan. Secara standar, apa yang kita ketahui sudah merujuk pada pola konsumsi yang sehat.

Tapi tahu apa yang dikatakan para ahli nutrisi? Sebagian besar dari kita yang merasa sudah menjalankan gaya hidup sehat yang sempurna, ternyata masih jauh dari status sehat yang sesungguhnya. “Sebabnya, sebagian kita terperdaya oleh mispersepsi mengenai nutrisi dan pola makan sehat. Walhasil mitos-mitos ini yang membuat kita justru menjauhkan diri dari pilihan makan yang sehat,” papar pakar nutrisi dari New York University Samantha Heller, MS., RD.

Dan untuk mengembalikan kita pada track yang benar, Heller bersama dua rekannya dari American Dietetic Association, memberikan kita 7 kesalahan utama yang sering kita lakukan ketika mencoba menerapkan pola makan yang sehat adalah:


Kesalahan 1 : Selalu berasumsi bahwa pilihan makanan kita lebih baik dari orang lain.
Heller menyebutkan, asumsi itu biasanya muncul karena kita tertarik memilih makanan sehat berdasarkan nama makanannya. Misalnya, ‘Roti Gandum Sehat’ atau ‘Biskuit Tinggi Serat’. “Label-label ini memang akan membuat otak kita mempersepsikannya sebagai makanan sehat.”

Tapi sebenarnya ada hal lain yang harus kita temukan dalam kemasan makanan yang kita beli. Apabila makanan itu menjanjikan roti gandum, temukan juga kata ‘gandum utuh’ di dalamnya. Atau untuk kasus biskuit tinggi serat, pastikan juga angka kandungan gulanya tidak lebih tinggi dari jumlah serat yang ada.

Atau ketika kita membeli sup kaleng dan berpikir nutrisinya sama dengan sepiring penuh sayuran segar, lebih baik berpikir ulang. Karena sebenarnya sup kalengan tidak memberikan jumlah sayur yang sebanyak yang kita pikirkan. Plus selama proses pengalengan, banyak nutrisi makanan yang sudah hilang.

Belum lagi ketika berpikir jus buah lebih sehat dari pada menikmati buah secara utuh. “Jus buah memang lebih baik dari minuman bersoda. Tapi jangan lupa, jus buah juga memiliki kandungan gula yang tinggi. Ini tentu tidak sama dengan ketika kita menikmati buah secara langsung tanpa di jus,” papar Bonnie Taub-Dix, MA, RD., dari American Dietetic Association. Terlebih, sambung Taub-Dix, jika kita sedang menjalani program penurunan berat badan. Efek kenyang makan buah secara langsung tidak sama dengan menikmati jus buah pada gelas besar. “Kita justru mengonsumsi kalori lebih banyak dan tetap merasa lapar.”

Solusinya : Apapun kondisinya, usahakan menikmati makanan dengan proses pengolahan yang pendek. Meskipun porsinya kecil, kita akan tetap mendapatkan nutrisinya secara utuh. Namun apabila kita terpaksa membeli makanan kemasan, luangkan waktu untuk membaca label pada kemasan makan. “Jangan hanya berasumsi makanan itu sehat, meskipun mereka diletakkan di bagian makanan sehat pada supermarket,” tegas Heller.


Kesalahan 2 : Anti karbohidrat.
Karena karbohidrat disebut sebagai penyebab utama timbunan lemak dan terjadinya diabetes, maka banyak dari kita yang menjauhi karbohidrat. “Ada karbohidrat yang baik, sangat baik, tapi ada juga yang sangat tidak baik. Plus ingatlah, otak dan tubuh kita tetap butuh karbohidrat setiap hari untuk menjalankan fungsinya,” jelas Heller.

Pilihan tepatnya adalah karbohidrat komplek yang juga tinggi serat, contohnya adalah gandum utuh. Karbohidrat ini akan membuat kita kenyang lebih lama sehingga membuat kita tidak ingin makan terus menerus. Serat ini juga yang akan membantu mengikis timbunan lemak dari perut.

Tapi kesalahannya bukan hanya pada pemilihan karbohidrat. Menurut ahli diet Rachel Brandies, MS, RD., pilihan rendah lemak atau low fat juga masuk ke dalamnya. Karena kita akan merasa ketika label makanan menunjukkan low-carb dan low-fat, maka kita akan merasa aman untuk menikmatinya sebanyak yang kita mau. “Panduannya hanya satu, makanlah secukupnya maka bobot kita tidak akan kelebihan.”

Solusinya : Banyak ahli nutrisi menyarankan agar kita tidak membuang salah satu elemen nutrisi pada piramida makanan, termasuk karbohidrat dan lemak. Kita hanya perlu membuatnya seimbang, Heller menambahkan. Plus pilihlah sumber karbohidrat atau lemak yang sehat.
Buah dan sayur misalnya, ada juga yang mengandung karbohidrat. Tapi mereka masuk ke dalam karbohidrat sehat. Atau lemak yang ada pada kacang-kacangan dan ikan salmon, keduanya mengandung lemak sehat yang tak akan membuat perut buncit.


Kesalahan 3 : Makan terlalu banyak.
“Banyak orang percaya, saat makan level puasnya harus sampai pada kondisi kenyang bukan cukup,” ucap Heller. Taub-Dix pun ikut menambahkan, “Kita juga percaya ketika makanan yang kita pilih adalah makanan sehat, maka tak salah untuk menumpuknya pada piring makanan karena semuanya rendah lemak atau rendah karbohidrat. Padahal, rumus makan seimbang tidak demikian.”

Solusi : Tetaplah ingat untuk mengonsumsi makanan dalam porsi yang ideal. Untuk tahap awal, jangan malu untuk menimbang makanan. Nantinya kita dapat memberikan visualisasi yang jelas terhadap porsi ideal kita. Ini akan jadi senjata aman ketika mengambil makanan di restoran atau pesta resepsi.


Kesalahan 4 : Jam makan tidak teratur.
Saat kita makan tidak teratur maka kadar gula darah akan naik dengan cepat. Insulin yang tinggi, jelas Heller, dapat memperlambat metabolisme sehingga tumpukan lemak semakin mudah terbentuk.

Solusi : Cobalah untuk makan setiap 4 jam, jangan biarkan diri kita sampai benar-benar kelaparan. Ketika kita kelaparan, hasrat untuk makan berlebih akan otomatis mengikuti.


Kesalahan 5 : Konsumsi terlalu banyak suplemen.
Menurut Brandies, kita sering kali lupa bahwa vitamin dalam bentuk pil dan kapsul adalah suplemen. Ini artinya, hanya bersifat melengkapi makanan kita sehari-hari. “Jadi tidak bisa hanya mengandalkan suplemen untuk menyempurnakan asupan nutrisi dalam tubuh.”

Apalagi ketika kita mengonsumsi suplemen vitamin terlalu berlebihan, phytochemical yang ada dalam vitamin dan mineral yang masuk ke dalam tubuh menjadi tidak stabil. Itu mengapa, jika ada yang menyarankan kita untuk mengonsumsi banyak suplemen vitamin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, janganlah percaya!

“Karena pola makan sehat bukanlah tergantung pada seberapa banyak pil atau kapsul itu kita konsumsi,” Plus, tambah Brandies, mengonsumsi suplemen terlalu banyak akan menghilangkan efek sinergi dari seluruh makanan yang kita nikmati. “Suplemen ini tak akan berhasil menahan rasa lapar kita lebih lama dan menurunkan kemampuan sel-sel tubuh untuk memperbaiki diri.

Solusi : Satu hal yang pasti, konsultasikan niat kita untuk mengonsumsi suplemen pada dokter. Sebab sales yang menawarkan kita berbagai suplemen di apotek atau toko obat, bukanlah dokter yang mengerti bagaimana bahan-bahan aktif dalam suplemen itu bekerja.


Kesalahan 6 : Melupakan olahraga.
Apa hubungannya menikmati makanan dengan olahraga? Taub-Dix menjawab, berhasil atau tidaknya tubuh mengolah setiap makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan kita akan sangat tergantung pada rutinitas olah fisik yang kita lakukan.

“Tak akan ada pil ajaib yang bisa menggantikan fungsi olahraga dalam mengoptimalkan metabolisme tubuh,” Taub-Dix menegaskan.

Solusi : Jadikan olahraga sebagai salah satu aktivitas rutin kita. Tanamkan dalam kepala, bahwa hari kita tak akan sempurna bila belum melakukan olahraga. Agar semakin bersemangat berolahraga, coba variasikan gerakan atau bereksperimen dengan olahraga baru. Tapi untuk langkah utama, pilihlah olahraga yang benar-benar kita suka.


Kesalahan 7 : Menelan bulat-bulan semua yang kita baca mengenai nutrisi dan penurunan berat badan.
Brandies mengingatkan, untuk selalu menemukan kredibilitas penulis buku-buku kesehatan yang kita temukan. Jika mereka membahas mengenai nutrisi atau program diet, pastikan penulisnya adalah seorang ahli nutrisi atau diet. “Jangan beli hanya karena penulisnya adalah selebriti terkenal atau wajah penulisnya yang menarik perhatian.”

Setelah itu, pastikan juga apa yang dituliskan berdasarkan hasil penelitian. Penelitian sederhana minimal melibatkan 20-200 orang responden dan dipublikasikan pada jurnal kedokteran atau kesehatan. “Serta ingat, setiap individu punya sistem kerja tubuhnya sendiri-sendiri. Karena itu, amati perubahan yang terjadi pada tubuh ketika kita melakukan metode diet baru. Jika ada yang mengganggu, sebaiknya hentikan metode tersebut,” Brandies mengingatkan.

Solusi : Pastikan penulis buku memiliki kredibilitas yang baik. Temukan data-data medis pendukung yang dimasukkan ke dalam buku yang mereka tulis. Pendapat berbagai ahli mengenai metode yang mereka tuliskan juga perlu untuk melihat bagaimana dunia kesehatan memandang metode tersebut.


sumber

Rabu, 25 Agustus 2010

Mitos kehamilan, masuk akal atau tidak..?

Biasanya begitu hamil, muncullah berbagai macam nasehat dari orang terdekat terutama orang tua, yang berhubungan dengan mitos jaman dulu. Selama nasihatnya positif, tidak ada salahnya menyenangkan hati orang tua. Tapi kalau malah merugikan dari sisi kesehatan bagaimana? Untuk itu kita harus tahu mitos-mitos apa saja yang masuk akal dan yang tidak perlu diikuti... cekidot

1.Jangan makan buah strawberry, karena mengakibatkan bercak-bercak pada kulit bayi. Nah, yang ini jelas mitos yang merugikan bagi ibu hamil. Strawberry justru baik untuk ibu hamil karena mengandung 40 mikrogram asam folat, yang sangat dianjurkan untuk ibu hamil. Asam folat sendiri adalah folacin atau vitamin B9 yang jika mana dikonsumsi ibu hamil dapat mencegah cacat pada bayi dan anemia pada sang ibu.

2. Ibu hamil yang doyan dandan anaknya perempuan.
Secara medis hal itu tak ada kaitannya. Karena yang menentukan jenis kelamin bayi adalah sperma ayah. Tapi, namanya juga mitos, sah-sah saja berlaku di tengah masyarakat. Yang jelas, mitos ini berkembang dari mulut ke mulut dan akhirnya cenderung dipercaya sebagai sebuah kebenaran. Tidak ada salahnya bagi para moms yang justru doyan dandan saat hamil. Namun yang harus diingat, kosmetik yang digunakan harus aman untuk ibu hamil.

3. Ibu hamil dan suami dilarang membunuh binatang.
Kepercayaan ini beredar di berbagai tempat di Indonesia. Di Bali kepercayaan ini malah terkait dengan agama. Membunuh binatang dianggap dapat menimbulkan karma kecacatan pada janin.

Secara medis hal ini belum terbukti. Namun yang perlu diingat, membunuh atau menganiaya binatang terkait dengan nilai psikologis yang tidak baik. Karena ibu dan janin terhubung erat secara psikologis, bisa saja menimbulkan pengaruh buruk pada perkembangan janin. Namun jika yang dibunuh adalah binatang yang merugikan seperti kecoa atau tikus, tentu tidak masalah. Karena jika tidak dibasmi, justru binatang tersebut yang akan memberikan dampak buruk seperti alergi pada ibu dan janin.

4. Memasang gunting kecil atau pisau kecil pada pakaian dalam agar janin terhindar dari marabahaya, terutama terkait roh halus. Mitos seperti ini justru membahayakan ibu hamil. Gunting atau pisau yang tidak disimpan hati-hati justru bisa menusuk tubuh ibu. Kekhawatiran akan bahaya roh halus sebenarnya dikarenakan jaman dulu masih banyak orang-orang yang mempelajari ilmu hitam dan membutuhkan janin bayi untuk syarat menambah ilmu. Di jaman modern seperti ini, kemungkinan orang yang belajar ilmu hitam tentu semakin berkurang kan?

5. Ibu hamil dilarang melilitkan handuk di leher agar anak yang dikandungnya tak terlilit tali pusat.
Meski jika dituruti tidak menimbulkan bahaya, namun mitos ini jelas mengada-ada. Tak ada kaitan antara handuk di leher dengan bayi yang berada di rahim. Penjelasan secara medis, hiperaktivitas gerakan bayilah yang diduga dapat menyebabkan lilitan tali pusat. Jadi, tak heran bila ada anjuran agar ibu hamil sudah mengambil cuti sebulan menjelang persalinan. Diharapkan ibu tak terlalu lelah, agar hal-hal yang tak diharapkan tak terjadi menjelang persalinan.

6. Agar persalinan lancar, pada Upacara 7 Bulanan, calon ibu dan calon ayah diminta meloloskan ikan/belut melalui kain sarung yang dikenakan ibu.
Jika ikan/belut keluar dengan lancar (tak menyangkut), pertanda persalinan bakal lancar. Tentu saja itu tidak benar. Karena lancar-tidaknya sebuah proses persalinan tergantung pada berat janin, tenaga mengejan si ibu, dan jalan lahir. Jika semuanya saling mendukung, bisa dipastikan persalinan akan berjalan lancar. Memasukkan ikan atau belut ke kain sarung justru membahayakan terutama bagi moms yang latah atau mudah kaget.

7. Tabu jika sudah menyiapkan perlengkapan bayi sebelum bayi lahir.
Alangkah repotnya jika semua perlengkapan baru dibeli saat si kecil sudah lahir. Selain repot, bagi moms yang tidak dibantu oleh keluarga tentu akan menimbulkan kesulitan tersendiri karena pasca persalinan adalah masa yang paling melelahkan bagi moms.

Karena itu tidak masalah jika membeli perlengkapan bayi secukupnya saat mendekati proses persalinan. Membeli jauh-jauh hari dikhawatirkan akan menjadi hal buruk jika terjadi masalah pada kandungan yang menyebabkan ibu keguguran. Moms yang sudah terlanjur membeli barang barang bayi ditakutkan akan merasa tambah kecewa dan trauma melihat barang-barang tersebut

V7. Saat hamil tidak boleh mengangkat jemuran melakukan gerakan mengangkat.
Konon jika dilakukan, tali pusat akan membelit di leher bayi. Mitos ini ada baiknya diikuti. Karena berdasarkan fakta, mengangkat barang-barang berat tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Jika terlalu lelah, akan mempengaruhi janin dalam perut.

8. Ibu hamil tak boleh makan dengan piring yang besar agar anaknya tak besar. Mitos ini ada baiknya juga diikuti.
Cara makan yang baik bagi ibu hamil adalah sedikit-sedikit tapi sering. Ini membuat organ pencernaan tidak kaget dan menyesuaikan diri untuk porsi besar. Jika selama hamil terbiasa mengkonsumsi porsi besar, dikhawatirkan kebiasaan itu terbawa hingga pasca persalinan dan membuat berat badan susah turun.

9. Dilarang minum air es agar bayi tak besar.
Sebenarnya yang menyebabkan bayi besar bukan esnya, tapi kandungan gula yang terkandung di dalam es teh, es limun ataupun es sirup. Jadi selama minum air es tanpa gula atau tambahan apapun (air putih dingin), tidak ada masalah. Namun minum air es berlebihan juga bisa menyebabkan ulu hati terasa sesak dan membuat ibu hamil merasa tak nyaman.

10. Jangan makan ikan mentah agar bayinya tak bau amis.
Bayi yang baru saja dilahirkan dan belum dibersihkan memang sedikit berbau amis. Namun ini karena darah yang ikut menempel di janin, bukan karena faktor makanan. Makanan mentah dilarang bukan karena menimbulkan bau amis, tapi dikhawatirkan mengandung bakteri yang belum mati karena tidak dimasak terlebih dulu. Dan tak hanya ikan, sayuran dan buah mentah juga dilarang bagi ibu hamil karena alasan yang sama.



sumber

Beberapa Kebiasaan Salah [sepele] Ibu pada Si Kecil

Informasi ini sangatlah penting bagi anda seorang ibu terlebih bagi ibu-ibu muda yang baru memiliki baby, Kebiasaan ini mungkin sering dilakukan, Tetapi bahkan ketika kita berpikir kita melakukan segalanya dengan benar, ternyata kebiasaan itu salah. Berikut adalah 10 dari kesalahan terbesar bahkan yang sering dilakukan ibu cerdas sekalipun..


1. Berbagi tempat tidur dengan bayi.

Berbagi tempat tidur (tidur seranjang dengan bayi) adalah hal biasa di Amerika Serikat: Jumlah bayi yang berpelukan dengan orang tua mereka pada malam hari lebih dari dua kali lipat (dari 5,5% pada tahun 1993 menjadi 12,8% pada tahun 2000), menurut National Infant Sleep Position Study.
Biasanya Bayi yang tidur di tempat tidur orangtua mereka memiliki kemungkinan 40 kali lebih mungkin mati lemas daripada mereka yang tidak, berdasarkan penelitian Universitas St Louis 2003.
Mengapa? Bayi mungkin akan tertahan oleh selimut, orang tua berguling di atas mereka, atau terjebak antara kasur dan dinding.
Untuk tidur dengan aman (terutama selama tahun pertama bayi), buatkanlah tempat tidur khusus atau tempat tidur bayi di samping tempat tidur Anda. Tidak ada bantal atau boneka binatang yang menimbulkan potensi bahaya bagi bayi. Jangan biarkan selimut terlalu longgar, karena dikhawtarikan dengan mudah dapat menutupi wajah si bayi. Sebaliknya, gunakan kantung tidur hangat, dengan lubang untuk kepala dan lengan. Dan tentu saja, selalu meletakkan bayi tidur telentang untuk mengurangi risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS)


2. Membiarkan anak Anda untuk tidur dengan susu atau jus.

Ini adalah penyebab utama gigi berlubang pada anak, kata Michael Ignelzi, dokter gigi Greensboro, NC dan juru bicara American Academy of Pediatric Kedokteran Gigi.
Ketika anak-anak minum susu atau jus sepanjang hari atau malam dapat menyebabkan berkembangnya bakteri di rongga mulut yng dapat mengubah gula minuman 'menjadi asam gigi membusuk.
Seberapa seriuskah? Baru-baru ini, Ignelzi melakukan penelitian pada anak berusia 23 bulan. balita itu sudah minum susu setiap malam selama ini, katanya. hasilnya "gula susu telah membusuk pada gigi bayi baik pada bagian depan atas ke bawah dan ke gusi."
Jadi membatasi lebih baik memabatasi pemberian susu dan jus untuk yang terlalu banyak terutama di waktu malam sebelum tidur karena dengan pembatasan ini "akan menimbulkan banyak aliran saliva, yang menetralisir asam di mulut balita" jelas Ignelzi.


3. Membeli Mainan atau Perabotan Bekas untuk Bayi

Bagi kalangan ekonomi bawah, biaasanya mereka membuatkan mainan pada ba dari sisa bahan2 yang tidak terpakai, atau membelinya pada toko mainan yang krang begitu memperhatikan kesehatan bayi.
Jadi sebelum anda membeli mainan perhatikan lah mainan tersebut, apakah layak dan tidak berbahaya bagi bayi anda. jangankan produk yang bekas, saat ini banyak juga produk mainan baru yang tidak aman untuk anak-anak.
"Kebanyakan orang-orang tidak menyadari bahwa produk anak-anak yang mereka gunakan berpotensi mematikan," kata Gary Smith, MD, direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Cedera di Nationwide Children's Hospital di Columbus, Ohio.


4. Mempertontonkan Tayangan “smart baby” DVD pada bayi

Alih-alih meningkatkan kemampuan bahas, program tv aatau dvd tampaknya menghambat mereka. Untuk setiap jam bayi menonton DVD pendidikan tersebut, mereka tahu 6-8 kata-kata lebih sedikit dari bayi yang tidak melihat DVD itu, menurut studi University of Washington (2007).
Studi lain 2009 UW ditemukan bahwa ketika TV aktif, bahkan jika orang tua kurang berinteraksi dengan anak-anak mereka, hal ini juga dapat menghambat perkembangan bahasa. bayi mendengar kata-kata sekitar 7% lebih sedikit. dibanding Jika dibimbing Lansung Oleh orantua atau Lingkungannya


5. Menempatkan anak-anak pada Troli saat berbelanja.

Troly belanja Supermarket mungkin tidak terlihat berbahaya. Tapi setiap tahun sekitar 20.000 anak-anak berakhir di ruang gawat darurat karena mereka jatuh dari troly.
"Troly ini adalah mutlak tempat terburuk" untuk dinaiki seorang anak, Smith mengatakan. "Seorang anak sangat berbahaya jika saat berbelnja ia meraih benda (rak etalase) saat troly berjalan terlebih jika orang tua sedang sibuk berbelanja dan tidak memperhatikan anak, karna dikhawatirkan anak tersebu dapat terjatuh dari troly."
Cara yang lebih aman untuk berbelanja dengan anak Anda? Pilih troly yang memiliki tempat untuk anak yang lebih rendah ke tanah. Karena jika terjadi sesuatu hal buruk, anak tidak jatuh begitu faatal dari troly.


6. Berbagi peralatan dengan anak Anda.

Sudah menjadi suatu hal biasa ketika seorang ibu sebelum menyuapi anaknya mencicipi dulu makanan tersebut, dengan sendok yang sama yang juga digunakn untuk menyapi anaknya. atau jika makan atau dot terjatuh, ibu akan membersihkanya dengan meniup atau membersihkanya dengan tangan tanpa di cuci. hal ini juga sangat berbahaa bagi bayi.
Ini adalah cara yang menyebabkan bakteri (dan kuman lain) yang ada di dalam mulut Anda masuk ke dalam rongga mulut bayi Anda, kata dokter gigi Ignelzi.
Ide bersih: Akan lebh baik jika Sendok khusus yang digunakan oleh bayi tidak digunakan oleh siapapun. Dan mencuci bersih benda kebutuhan bayi saat terjatuh seperti Dot dan lain-lain


7. Menunda atau Tidak memberikan vaksin atau Imunisasi

Beberapa orang tua - seperti selebriti Jenny McCarthy - menolak untuk memberikan anak-anak mereka vaksin untuk campak, gondok dan rubela (MMR) karena mereka percaya bahwa pemberian Vaksin menyebabkan autisme. kecenderungan lain adalah mengabaikan jadwal vaksin direkomendasikan oleh Departemen kesehatan.
Sebenarnya, ini adalah kesalahan yang mengancam jiwa.
Menunda pemberian vaksin anak sngatlah berbahaya "Sebenernya, penyakit yang dapat dicegah pada saat yang paling rentan dalam kehidupan mereka, yaitu pada masa bayi," Ungkap Christopher Tolcher, MD, profesor klinis di UCLA dan juru bicara American Academy of Pediatrics.
melewatkan MMR tidak akan mencegah autisme, kata Paul Offit, MD, kepala penyakit menular di Children's Hospital of Philadelphia dan penulis Autism's False nabi: Bad Science, Risky Kedokteran dan Mencari Cure (Columbia University Press) . menolak vaksinasi MMR meningkatkan kemungkinan bahwa seorang anak akan mendapatkan campak - masih menjadi pembunuh utama anak-anak di seluruh dunia - sampai 35 kali.
Pada tahun 2008, ketika AS mengalami wabah campak yang terbesar dalam satu dekade, hampir setengah dari 131 anak-anak sakit karena tidak divaksinasi.


8. Membiarkan anak Anda sendirian di dalam mobil "Meskipun hanya sebentar."

Anak Anda hanya tertidur di dalam mobil dan Anda harus mengambil susu sebelum Anda pulang. Anda akan cepat, Anda berpikir. Apa salahnya?
Ini lebih berbahaya daripada yang Anda pikirkan. Sekitar 36 anak meninggal setiap tahun karena mereka ditinggal sendirian di dalam mobil yang panas. Pada sekitar 18% kasus, anak itu sengaja ditinggalkan sementara orangtua mengerjakan tugas kerjaan mereka. "Orang-orang tidak menyadari betapa cepat mobil memanas," kata Smith. Bahkan pada hari yang ringan (tidak terlalu panas), suhu di dalam mobil yang diparkir bisa mencapa 19 derajat di atas udara luar adalah - hanya dalam 10 menit. jadi "Dalam waktu 20 menit, rasanya seperti sebuah oven," katanya.
Karena tubuh anak-anak akan lebih cepat panas sekitar tiga sampai lima kali dari 'orang dewasa, tidak butuh waktu lama untuk bayi atau anak untuk mendapatkan suhu panas. Dan itu bisa berakibat fatal.


9. Melewatkan helm pada naik sepeda roda tiga.

Jatuh tiga sampai empat kaki dapat menyebabkan cedera serius, bahkan jika anak tersebut tidak mengayuh sepedahnya. "Anak-anak yang bermain sepedah di atas permukaan yang keras perlu memakai helm," kata Smith. "Tidak masalah jika empat roda, tiga roda atau dua roda.".
Hal ini dapat membentuk kebiasaan.
Anak-anak yang mengenakan helm ketika mereka mengayuh sepedah yang lebih cenderung taat memakai helm mereka ketika mereka sudah dewasa terlebih sat naik sepeda motor atau melakukan trik pada skateboard atau skuter. "Ini seperti mengenakan sabuk pengaman di dalam mobil," kata Smith. "Anda mulai sejak dini dan konsisten maka akan menimbulkan sikap disiplin pada anak.


10. Membiarkan anak Anda sendirian di Kamar mandi

Sekitar 100 anak-anak di bawah 5 tahun setiap tahun tenggelam di bak mandi, biasanya karena orang tua atau pengasuh lengah atau lupa selama beberapa menit.

"Anak-anak kecil perlu pengawasan konstan dalam dan di sekitar air,"kata Smith. "Anda harus mampu menjangkau dan menyentuh air."
Bahaya lain: terpeleset dan jatuh. Penelitian baru dari pusat Smith menunjukkan bahwa lebih dari 43.000 anak-anak terluka dalam bak mandi dan kamar mandi setiap tahun.